Team Trainer
Ustadz Idrus, Ustadz Ali M. Munir, Ustadz Fauzy N, Ustadz Imam Royani, Ustadz Yudho M, dan Ustadz Arief Khunaifi .
Dai Daiyah Lingkungan Hidup KAPAL Jatim
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Salah Satu Permainan Highrope dalam Outbound
Meraih sukses yang besar dimasa depan, sangat tegantung pada satu langkah kecil di setiap waktu yang kita lalui. satu langkah kecil yang seringali dianggap remeh
Berdialog Sebagai Media Pelatihan Berinteraksi Sosial
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Permainan Dalam Rangka Melatih Skill Peserta OutBond
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 28 Mei 2013
The Winning Camp for Student
Gambaran Umum
Berbagai permasalahan yang sering dihadapi peserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar di kelas adalah kesulitan untuk membangun konsentrasi dalam belajar, kesulitan menerima materi pembelajaran, melemahnya motivasi belajar, tidak bisa menghubungkan antara apa yang dipelajari dengan bagaimana pengetahuan itu digunakan, dan lain sebagainya.
Sementara itu, pola belajar - mengajar yang selama ini diterapkan di lembaga – lembaga pendidikan sering tidak menyentuh pada permasalahan – permasalahan yang dialami oleh peserta didik sebagaimana yang dimaksud di atas. Proses belajar mengajar yang banyak dilakukan adalah model pembelajaran dengan metode ceramah dengan cara komunikasi satu arah (teaching directed). Cara pembelajaran seperti itu sangat jauh dari “menyentuh modalitas dan potensi pembelajaran peserta didik”. Akibatnya tidak sedikit peserta didik yang gagal menggali dan mengembangkan potensi belajarnya sehingga gagal pula proses belajar yang diterapkan padanya.
Setiap orang memiliki modalitas pembelajaran yang berbeda sekaligus sebagai pintu masuk untuk menggali potensi tersembunyi yang dimilikinya. Untuk itu diperlukan suatu proses pembelajaran dengan keterlibatan aktif peserta didik, dimana peserta didik memperoleh kesempatan untuk membangun sendiri motivasinya, menyelesaikan permasalahannya secara mandiri, dan yang terpenting adalah mereka dapat belajar dengan caranya sendiri, sehingga mereka mampu membangun sendiri pengetahuannya dengan pemahaman yang mendalam, yang pada pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas diri dari peserta didik tersebut.
Rekomendasi Peserta
Berbagai permasalahan yang sering dihadapi peserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar di kelas adalah kesulitan untuk membangun konsentrasi dalam belajar, kesulitan menerima materi pembelajaran, melemahnya motivasi belajar, tidak bisa menghubungkan antara apa yang dipelajari dengan bagaimana pengetahuan itu digunakan, dan lain sebagainya.
Sementara itu, pola belajar - mengajar yang selama ini diterapkan di lembaga – lembaga pendidikan sering tidak menyentuh pada permasalahan – permasalahan yang dialami oleh peserta didik sebagaimana yang dimaksud di atas. Proses belajar mengajar yang banyak dilakukan adalah model pembelajaran dengan metode ceramah dengan cara komunikasi satu arah (teaching directed). Cara pembelajaran seperti itu sangat jauh dari “menyentuh modalitas dan potensi pembelajaran peserta didik”. Akibatnya tidak sedikit peserta didik yang gagal menggali dan mengembangkan potensi belajarnya sehingga gagal pula proses belajar yang diterapkan padanya.
Setiap orang memiliki modalitas pembelajaran yang berbeda sekaligus sebagai pintu masuk untuk menggali potensi tersembunyi yang dimilikinya. Untuk itu diperlukan suatu proses pembelajaran dengan keterlibatan aktif peserta didik, dimana peserta didik memperoleh kesempatan untuk membangun sendiri motivasinya, menyelesaikan permasalahannya secara mandiri, dan yang terpenting adalah mereka dapat belajar dengan caranya sendiri, sehingga mereka mampu membangun sendiri pengetahuannya dengan pemahaman yang mendalam, yang pada pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas diri dari peserta didik tersebut.
Rekomendasi Peserta
- Pelajar SD (minimal kelas IV).
- Pelajar SMP, SMU, dan SMK
- Mahasiswa Perguruan Tinggi
- Menggali potensi tersembunyi yang ada dalam diri tiap – tiap peserta didik;
- Mengembangkan kemampuan berfikir kreatif, dan analitik;
- Melatih kemampuan berkomunikasi, berinteraksi dan bekerja sama secara efektif dengan lingkungan pembelajaran yang dimasukinya;
- Melatih kemampuan Menyelasaikan Masalah (Problem solving), dan Membuat Keputusan (Decision Making) dalam menghadapi berbagai persoalan baik dalam proses belajar maupun dalam kehidupan nyata sehari – hari;
- Mengenal dan memberdayakan tipe kepribadian dan modalitas pembelajaran untuk meningkatkan prestasi (Learning How to Learn).
- Menumbuhkembangkan motivasi dan tekad positif untuk terus belajar dan berkarya tanpa henti;
- Membentuk karakter dan kepribadian yang unggul, tangguh dan berkualitas melalui pengembangankecerdasan emosional dan spiritual.
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 - 3 hari. Bisa dilakanakan dalam bentuk Outbound Training .
Management Perubahan
Gambaran Umum
Perubahan dan percepatan perubahan adalah dua hal yang datang sebagai suatu tantangan yang harus dihadapi. Ketidaksiapan dalam menghadapi tantangan bisa berakibat sangat buruk, karena hal itu mengancam langsung pada existensi organisasi.
Perubahan datang dalam berbagai bentuk dan prilaku semisal ; perkembangan teknologi terbaru, krisis ekonomi, peningkatan permintaan pelanggan, globalisasi, pesaing baru dengan model bisnis baru juga, dan lain sebagainya.
Program pelatihan ini bermaksud membantu organisasi untuk belajar bagaimana mengadapi perubahan, mulai di tingkat perusahaan sampai perorangan di posisi paling bawah. Pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan setiap orang untuk secara proaktif beradaptasi dengan perubahan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Rekomendasi Peserta
Gambaran Materi
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 - 3 hari. Bisa dilakanakan dalam bentuk Outbound Training maupun In House Training.
Perubahan dan percepatan perubahan adalah dua hal yang datang sebagai suatu tantangan yang harus dihadapi. Ketidaksiapan dalam menghadapi tantangan bisa berakibat sangat buruk, karena hal itu mengancam langsung pada existensi organisasi.
Perubahan datang dalam berbagai bentuk dan prilaku semisal ; perkembangan teknologi terbaru, krisis ekonomi, peningkatan permintaan pelanggan, globalisasi, pesaing baru dengan model bisnis baru juga, dan lain sebagainya.
Program pelatihan ini bermaksud membantu organisasi untuk belajar bagaimana mengadapi perubahan, mulai di tingkat perusahaan sampai perorangan di posisi paling bawah. Pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan setiap orang untuk secara proaktif beradaptasi dengan perubahan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
Rekomendasi Peserta
- Kepala departement, manager, asmen/asdir, dan pejabat selevel.
- Pejabat fungsional di dalam dan antar departement di level menengah ke atas.
- Personal disemua lini organisasi terutama yang berkaitan langsung dengan pengembangan strategi organisasi, serta berkepentingan terhadap management perubahan.
Gambaran Materi
- Perubahan dan efeknya bagi organisasi.
- Isu – isu perubahan dan bagaimana menghadapinya secara positif dan strategis.
- Berbagai theory tentang management perubahan.
- Memilih dan mengadopsi metode yang sesuai bagi organisasi dalam menerapkan management perubahan.
- Strategi, alat dan keterampilan yang dibutuhkan dalam penerapan perubahan
- Mengenal berbagai tantangan yang akan dihadapi selama dalam proses perubahan.
- Langkah-langkah proaktif yang diperlukan untuk melaksanakan perubahan di Organisasi.
- Penegasan dan visualisasi keberhasilan yang dicapai setelah implementasi perubahan.
- Perubahan sikap dan motivasi untuk implementasi berkelanjutan.
- Review dan rencana aksi.
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 - 3 hari. Bisa dilakanakan dalam bentuk Outbound Training maupun In House Training.
Building The Winning Team
Gambaran Umum
Adalah impian setiap perusahaan untuk memiliki team juara. Sebuah team yang mapu bekerja secara mandiri, bisa memotivasi dirinya sendiri, dan team yang mampu menyelesaikan konflik internalnya dengan merubah konflik menjadi daya produktifitas luarbiasa.
Untuk itulah Program ini dirancang. Program ini fokus pada bagaimana membangun team dengan performa terbaik. Peserta di beri pemahaman tentang arti penting dari saling ketergantungan, dan meningkatkan kerjasama, terhadap pencapaian tujuan bersama.
Selain itu, peserta akan di berikan berbagai mcam kegiatan yang bertujuan membangun team kerja yang solid, memiliki motivasi kuat, membangun komunikasi efektif antar personal di dalam team, serta team yang tahu caranya mencapai keberhasilan bersama.
Adalah impian setiap perusahaan untuk memiliki team juara. Sebuah team yang mapu bekerja secara mandiri, bisa memotivasi dirinya sendiri, dan team yang mampu menyelesaikan konflik internalnya dengan merubah konflik menjadi daya produktifitas luarbiasa.
Untuk itulah Program ini dirancang. Program ini fokus pada bagaimana membangun team dengan performa terbaik. Peserta di beri pemahaman tentang arti penting dari saling ketergantungan, dan meningkatkan kerjasama, terhadap pencapaian tujuan bersama.
Selain itu, peserta akan di berikan berbagai mcam kegiatan yang bertujuan membangun team kerja yang solid, memiliki motivasi kuat, membangun komunikasi efektif antar personal di dalam team, serta team yang tahu caranya mencapai keberhasilan bersama.
Rekomendasi Peserta
- Para kepala department yang satu sama yang lainnya memliki hubungan kerjasama dan kolaborasi dalam organisasi.
- Team kerja yang kesehariannya bekerja secara bersama sama dalam satu bidang , misalnya bagian produksi, bagian opersional, dan lain – lain.
- Semua lini dalam organisasi yang bekerja sebagai suatu team baik dalam sekala kecil maupun besar.
Manfaat pelatihan :
- Terbentuknya team dengan kinerja dan terbaik.
- Setiap orang sadar akan potensi yang dimilikinya dan dengan itu mampu memberikan kontribusi positif sekaligus produktif terhadap team.
- Perusahaan memiliki team kerja yang solid, mandiri, dengan kemampuan memotivasi diri sendiri, dan menyelesaikan konflik internal menjadi daya dorong terhadap peningkatan produktifitas kerja.
- Peserta memahami dan mampu mengimplementasikan perihal komunikasi efektif, sinergi, empaty, dinamika kelompok, dan lain – lain.
Gambaran Materi
- Teamwork and team dynamics.
- Membangun visi, nilai, semangat kebersamaan, empathy dan kepercayaan.
- Management konflik, dan komunikasi efektif dalam team
- Meningkatkan kemampuan manajemen konflik, dan pemecahan masalah dalam team, dengan tetap mempertahankan kreatifitas dan motivasi, dalam berbagai situasi yang berbeda.
Durasi Pelatihan
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 - 3 hari (24 Jam efektif) dalam bentuk Outbound Training
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 - 3 hari (24 Jam efektif) dalam bentuk Outbound Training
Minggu, 28 April 2013
Supervisory Skill & Attitude Developement
Gambaran Umum
Supervisor. Bagi kebanyakan karyawan di level bawah merupakan sebuah posisi dengan tantangan yang sangat berbeda dari karyawan biasa. Apalagi bagi mereka yang baru, di promosikan. Seorang supervisor harus memiliki kemampuan leadership setidaknya sedikit diatas rata – rata karyawan biasa.
Namun dalam banyak kasus ternyata tidak semua orang / karyawan baik skillnya utamanya mental, mampu menerima / mengamban jabatan supervisor. Lebih – lebih bagi seorang rekruitment baru (lulusan baru), dengan usia reatif muda, meskipun jenjang pendidikan maupun pengetahuannya mendukung jabatan sebagai supervisor.
Program Supervisory Skill & Attitude Developement ini di kembangkan guna membantu para supervisor, maupun calon supervisor untuk mempersiapkan dan memperkaya diri dengan kemampuan dan prilaku yang selayaknya dimiliki oleh seorang supervisor.
Rekomendasi Peserta
- Karyawan yang akan di promosikan menjadi supervisor.
- Supervisor di semua lini organisasi.
- Karyawan yang secara strukturan maupun fungsional selevel dengan supervisor.
- Recruitment baru yang dipersiapkan untuk mengisi jabatan supervisor.
- Berlatih bagaimana menghadapi perubahan dan tantangan di posisi yang baru (supervisor)
- Membangun kehormatan diri, kebanggan diri, dan kepercayaan diri yang positif dankonstruktif.
- Teknik membangun komunikasi dan mnyelesaikan masalah konflik.
- Menilai dan mengukur kekuatan dan kelemahan diri, menggali potensi tersembunyi.
- Berlatih bagaimana meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan mengambil keputusan.
- Membangun team kerja yang solid.
- Memahami pentingnya membangun kepercayaan, pendelegasian, keteladanan, dan tanggungjawab lam konteks kepemimpinan seorang supervisor.
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 - 3 hari (24 Jam efektif). Biasa dilakanakan dalam bentuk Outbound Training maupun In House Training.
Selasa, 23 April 2013
High Performance Leadership
Gambaran Umum
Semakin tingginya persaingan pasar dari waktu ke waktu, meningkatkan kebutuhan setiap organisasi akan pemimpin / manager berkualitas, yang memiliki kemampuan dalam mengembagkan kemampuan team, dan memiliki kemampuan mentransformasi kekuatan yang dimilikinya menjadi benefit bagi organisasi terutama dalam meningkatkan daya saing.
Untuk menyikapi hal tersebut kami merancang sebuah model training dengan pendekatan yang systematic, instant dan praktical, untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan/managerial. Dalam program ini para peserta dilatih untuk memiliki motivasi, dan loyalitas terhadap perusahaan, serta memiliki kemampuan mengemban tugas dan tanggungjawab besar, mengembangkan visi kepemimpinan dan memimpin team / organisasi melewati situasi – situasi kritis sekaligus membawanya menuju pencapaian persetasi terbaik.
Kami melaksanakan model leadership coaching, dimana setiap peserta dilatih kemampuannya untuk meningkatkan skill bawahannya, mengembangkan kemampuan strategic dalam binis, menerjemahkan kebijakan/perintah kedalam bentuk action plan.
Rekomendasi Peserta
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 - 3 hari (24 Jam efektif). Biasa dilakanakan dalam bentuk Outbound Training maupun In House Training.
Semakin tingginya persaingan pasar dari waktu ke waktu, meningkatkan kebutuhan setiap organisasi akan pemimpin / manager berkualitas, yang memiliki kemampuan dalam mengembagkan kemampuan team, dan memiliki kemampuan mentransformasi kekuatan yang dimilikinya menjadi benefit bagi organisasi terutama dalam meningkatkan daya saing.
Untuk menyikapi hal tersebut kami merancang sebuah model training dengan pendekatan yang systematic, instant dan praktical, untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan/managerial. Dalam program ini para peserta dilatih untuk memiliki motivasi, dan loyalitas terhadap perusahaan, serta memiliki kemampuan mengemban tugas dan tanggungjawab besar, mengembangkan visi kepemimpinan dan memimpin team / organisasi melewati situasi – situasi kritis sekaligus membawanya menuju pencapaian persetasi terbaik.
Kami melaksanakan model leadership coaching, dimana setiap peserta dilatih kemampuannya untuk meningkatkan skill bawahannya, mengembangkan kemampuan strategic dalam binis, menerjemahkan kebijakan/perintah kedalam bentuk action plan.
Rekomendasi Peserta
- Pemangku jabatan direktur, manager, asdir/asmen/, supervisor disemua lini organisasi.
- Personel yang di persiapkan untuk menduduki jabatan managerial di kemudian hari (management trainee).
- Pejabat fungsional di perusahan terutama di level menengah ke atas dan yang memiliki tanggungjawab berkaitan dengan penentuan strategi organisasi.
- Peserta bisa meningkatkan kompetensi kepemimpinannya dengan memanfaatkan potensi unik yang dimilikinya.
- Terbangunnya motivasi dan rasa memiliki pada diri peserta sehingga mendorong untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan.
- Peserta memiliki kemampuan strategic planing, motivating, problem solving & decision making.
- Peserta memiliki kemampuan untuk mengeksekusi printah strategi ke dalam bentuk action plan.
- Tantangan kepemimpinan (Leadership challenges), Gaps between performance and expectations.
- Gaya kepemimpinan dan penerapan yang relevan terhadap bawahan.
- Pemimpinan visioner ; self-belief, commitment, passion, courage and confidence.
- Empowerment, delegation, motivation and leading team.
- Integrating people, strategy and processes for bridging the execution gap.
- Sustaining innovation, enhancing creativity, problem solving skills & decision making.
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 - 3 hari (24 Jam efektif). Biasa dilakanakan dalam bentuk Outbound Training maupun In House Training.
Executive Soft Skills Development Program
Gambaran Umum
Tidak semua personel yang menempati posisi eksecutive menengah ke atas memiliki kemampuan untuk mencapai perfoma terbaik yang diharapkan oleh organisasi. Bahkan tak jarang diantaranya bahkan gamang dan tertekan oleh tuntutan tugas yang harus diembannnya.
Untuk itu mereka perlu latihan dan wadah pembelajaran guna memiliki kemampuan untuk mencapai performa terbaik yang yang mampu dicapainya. Mereka butuh untuk memahami dan tahu bagaimana cara mengembangkannya “soft skill” yang menjadi prasyarat menjadi pribadi yang sukses dan mencapai kemuliaan diri dalam kariernya.
Executive soft skills development program dirancang untuk menjawab kondisi tersebut. Dalam program ini para peserta dibantu untuk mengembangkan karakter pribadi yang sukses, dengan membuka dan memperkuat potensi – potensi dirinya yang tersembunyi.
Para fasilitator, akan mendampingi dan membantu peserta, dalam hal ini. Bersama – sama dengan para trainer dan fasilitaor peserta juga melakukan kegiatan dalam rangka mengeksplorasi soft skill yang efektif dalam melaksanakan tugas – tugas executive sekaligus mengembangkan karier.
Rekomendasi Peserta
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 - 3 hari (24 Jam efektif). Biasa dilakanakan dalam bentuk Outbound Training maupun In House Training.
Tidak semua personel yang menempati posisi eksecutive menengah ke atas memiliki kemampuan untuk mencapai perfoma terbaik yang diharapkan oleh organisasi. Bahkan tak jarang diantaranya bahkan gamang dan tertekan oleh tuntutan tugas yang harus diembannnya.
Untuk itu mereka perlu latihan dan wadah pembelajaran guna memiliki kemampuan untuk mencapai performa terbaik yang yang mampu dicapainya. Mereka butuh untuk memahami dan tahu bagaimana cara mengembangkannya “soft skill” yang menjadi prasyarat menjadi pribadi yang sukses dan mencapai kemuliaan diri dalam kariernya.
Executive soft skills development program dirancang untuk menjawab kondisi tersebut. Dalam program ini para peserta dibantu untuk mengembangkan karakter pribadi yang sukses, dengan membuka dan memperkuat potensi – potensi dirinya yang tersembunyi.
Para fasilitator, akan mendampingi dan membantu peserta, dalam hal ini. Bersama – sama dengan para trainer dan fasilitaor peserta juga melakukan kegiatan dalam rangka mengeksplorasi soft skill yang efektif dalam melaksanakan tugas – tugas executive sekaligus mengembangkan karier.
Rekomendasi Peserta
- Pejabat eksekutif level menengah keatas di perusahaan, yang dalam pekerjaannya membutuhkan kualitas pribadi terutama dalam hal softskill.
- Individu yang meyakini bahwa dirinya memiliki potensi yang luar biasa namun kesulitan dalam menggali mengembangkan serta memberdayakannya.
- Jajaran fungsional di midle dan top management.
- Peserta mampu membangun citra diri positif, dengan mengembangkan kehormatan, keyakinan dan kepercayaan diri, mebudayakan prilaku kerja positif dan productif, serta memiliki motivasi, dan daya kreatifitas.
- Peserta mampu mengembangkan potensi – potensi laten yang dimilikinya dan memberdayakannya di lingkungan pekerjaan.
- Perusahaan diharapkan memiliki pejabat executif yang memiliki keyakinan dan kepercayaan diri yang kuat, prilaku kerja yang posistif, dan sangup memotivasi dirinya sendiri guna mencapai peak performance di perusahaan.
- Peserta mampu membangun suatu hubungan yang harmonis dilingkungan departmennya, dan antar departement dalam perusahaan, guna tercapainya tujuan organisasi.
- Peserta memilik kemampuan management konflik, analisa resiko, dan tahu bagaiman meminimalisir negative effect dari suatu conflik, dan disaat bersamaan menjadikan konflik sebagai penguat motivasi, dan meningkatkan produktifitas.
- Merubah paradigma dan mindset seorang karyawan biasa menjadi paradigma dan mindset executive yang memiliki jiwa dan rasa memiliki yang kuat terhadap perusahaan.
- Mengeksplorasi, menggali dan memberdayakan potensi diri.
- Percepatan perubahan mindset dan paradigma sehingga mampu mengikuti dan menerima perubahan.
- Belajar bagaimana memanfaatkan potensi guna meningkatkan peak performance levels.
- Management waktu, mangement konflik, manajement resiko, dan management stres.
- Merancang dan menetapkan tujuan serta menyusun langkah – langkah guna mencapainya.
- Berlatih dalam menyelesaikan masalah dan mengambil keputusan yang tepat dalam bebagai kondisi kerja / bisnis.
Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 - 3 hari (24 Jam efektif). Biasa dilakanakan dalam bentuk Outbound Training maupun In House Training.
Langganan:
Postingan (Atom)










